Share/Bookmark

MENILIK BERBAGAI PERBEDAAN BUDAYA BARAT DAN BUDAYA TIMUR

✪ No comment yet
Layaknya sebuah komunikasi, budaya mempunyai beberapa fungsi yang sejalan dengannya. Sebagai penghubung anatara individu ataupun memberikan dasar identitas. Dalam kehdupan sehari-hari, secara sadar atau tidak bahwa dunia terbagi menjadi dua budaya. Budaya Barat dan budaya Timur. Baik dalam menjalankan kegiatan sehari-hari ataupun dalam dimensi waktu. Pembagian budaya ini sebernanya suatu ketidaksengajaan, namun sering dilakukan oleh mayoritas orang-orang disuatu daerah tertentu. Sehingga dikategorikan sebagai budaya J
Adakalanya beberapa budaya tersebut dapat diterima sebagai sebuah kebiasaan. Namun, pada umumnya pendapat orang dapat berbeda-beda dalam menilai pembagian budaya yang ada. Sesuai dengan persepsi masing-masing.
Apabila budaya dipandang dari dimensi konteks :
·         low contexs cultures ( BUDAYA BARAT  )
Secara umum mereka tidak memandang konteks dalam berkomunikasi. Orang-orang barat hanya mengutamakan lambang verbal yang digunakan dalam berinteraksi dengan komunikator lain yaitu, ‘what’ isi pembicaraan.
·         High contexs cultures ( BUDAYA TIMUR )
Orang-orang timur biasanya sangat memperhatikan konteks dalam berkomunikasi, terutama ‘who’ dengan siapa mereka berkomunikasi. Jadi, selain lambang-lambang verbal, orang timur juga menganggap unsur-unsur nonverbal juga penting. Misalnya : cara berbicara seorang bawahan kepada bos, sangat berbeda dengan cara berbicara antara orang-orang yang mempunyai kedudukan yang sama. Sedangkan orang-orang barat tidak terlalu memperhatikan kepada siapa mereka berinteraksi karena mereka menganggap kedudukan equal dengan siapapun. Kecuali negara kerajaan seperti inggris ataupun india.
Apabila dipandang berdasarkan dimensi waktu :
·         Monochronic time ( M-time )
Orang-orang barat sangat mementingkan waktu secara ketat. Dapat kita ambil contoh dalam beberapa  jadwal kegiatan pada notes  yang biasanya terbagi dalam rentan waktu tertentu.
·         Polychronic time ( P-time )
Orang-orang timur, terutama Indonesia sangat kenal dengan jam karet. Kadang kala orang-orang  timur hanya membagi jadwalnya dengan ukuran siang dan malam, tanpa memberikan rentan waktunya.

Posting Komentar

HOME | ABOUT

Copyright © 2011 iridescent of rhomi's life | Powered by BLOGGER | Template by 54BLOGGER