Share/Bookmark

MENILIK BERBAGAI PERBEDAAN BUDAYA BARAT DAN BUDAYA TIMUR

No comment yet
Layaknya sebuah komunikasi, budaya mempunyai beberapa fungsi yang sejalan dengannya. Sebagai penghubung anatara individu ataupun memberikan dasar identitas. Dalam kehdupan sehari-hari, secara sadar atau tidak bahwa dunia terbagi menjadi dua budaya. Budaya Barat dan budaya Timur. Baik dalam menjalankan kegiatan sehari-hari ataupun dalam dimensi waktu. Pembagian budaya ini sebernanya suatu ketidaksengajaan, namun sering dilakukan oleh mayoritas orang-orang disuatu daerah tertentu. Sehingga dikategorikan sebagai budaya J
Adakalanya beberapa budaya tersebut dapat diterima sebagai sebuah kebiasaan. Namun, pada umumnya pendapat orang dapat berbeda-beda dalam menilai pembagian budaya yang ada. Sesuai dengan persepsi masing-masing.
Apabila budaya dipandang dari dimensi konteks :
·         low contexs cultures ( BUDAYA BARAT  )
Secara umum mereka tidak memandang konteks dalam berkomunikasi. Orang-orang barat hanya mengutamakan lambang verbal yang digunakan dalam berinteraksi dengan komunikator lain yaitu, ‘what’ isi pembicaraan.
·         High contexs cultures ( BUDAYA TIMUR )
Orang-orang timur biasanya sangat memperhatikan konteks dalam berkomunikasi, terutama ‘who’ dengan siapa mereka berkomunikasi. Jadi, selain lambang-lambang verbal, orang timur juga menganggap unsur-unsur nonverbal juga penting. Misalnya : cara berbicara seorang bawahan kepada bos, sangat berbeda dengan cara berbicara antara orang-orang yang mempunyai kedudukan yang sama. Sedangkan orang-orang barat tidak terlalu memperhatikan kepada siapa mereka berinteraksi karena mereka menganggap kedudukan equal dengan siapapun. Kecuali negara kerajaan seperti inggris ataupun india.
Apabila dipandang berdasarkan dimensi waktu :
·         Monochronic time ( M-time )
Orang-orang barat sangat mementingkan waktu secara ketat. Dapat kita ambil contoh dalam beberapa  jadwal kegiatan pada notes  yang biasanya terbagi dalam rentan waktu tertentu.
·         Polychronic time ( P-time )
Orang-orang timur, terutama Indonesia sangat kenal dengan jam karet. Kadang kala orang-orang  timur hanya membagi jadwalnya dengan ukuran siang dan malam, tanpa memberikan rentan waktunya.

Poskan Komentar

HOME | ABOUT

Copyright © 2011 iridescent of rhomi's life | Powered by BLOGGER | Template by 54BLOGGER